2. Definisi Geografi
Geografi ialah satu hal yang mempelajari persamaan dan perbedaan bumi yang dilihat dari bentuknya, iklim, berbagai jenis flora fauna, penduduk, dan juga setiap material pada hasil bumi. Pada masa 276-194 SM ilmu geografi yang kita sekarang pelajari dan dicetuskan oleh ilmuwan Yunani yang bernama Erathsosenes. Geografi merupakan kata yang berasal dari Yunani yang terdiri dari Geo yang artinya bumi dan graphic yang berarti tulisan atau lukisan. Adapun beberpa pengertian geografi menurut parah ahli :
- Erahostenes mengatakan bahwa, geografi adalah penulisan dengan melihat bentuk permukaan bumi. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani yang memiliki dua kata yaitu geo berarti bumi serta graphein berarti tulisan. Penulisan tersebut menghasilkan kata geografi yang dikembangkan dengan tujuan untuk membahas dan memperkenalkan bentuk permukaan bumi.
![]() |
| Erahostenes Sumber : https://www.idntimes.com/ |
- Alexander Von Haumboldt mengatakan bahwa, Geografi itu berupa geofrafi fisik dan juga geografi indentik, sehingga dapat mendefinisikan kaitan bumi dengan tata surya yaitu matahari serta ruang angkasa yang mempelajari perilaku bumi. Adapun iklim-iklim dunia, Gejala cuaca, serta tipe-tipe permukaan bumi yang memberikan proses terjadinya hidrosfer dan biosfer yang menjadi kaitannya.
![]() |
| sumber : https://id.wikipedia.org/ |
- Bintarto, mengatakan geografi, yaitu ilmu
pengetahuan yang menerangkan bumi, sifat bumi, menganalisis gejala yang ada di
alam dan juga penduduk, serta kehidupan yang menceritakan corak khas, serta
fungsi unsur bumi dalam ruang dan waktu.
![]() |
| sumber : https://geografikritis.blogspot.com/ |
3.Sejarah Geografi
Lahirnya sejarah perkembangan geografi pertama kali dipelopori oleh seorang ahli filsafat yunani yaitu Eratosthenes yang di tuangkan didalam bukunya Geographica. Dalam proses peengembangannya, ilmu geografi mengalami banyak sekali lika liku yang cukup Panjang untuk menjadi sebuah ilmu yang bisa dipelajari hingga saat ini. Pada abad pertengahan sendiri, ilmu geografi hanya merupakan sebuah kumpulan dari beberapa catatan histori para pelaut yang berisikan bagaimana letak geografi/kondisi/karakteristik setiap wilayah yang mereka singgah dengan melakukan perjalanan panjang mengarungi lautan. Seiring dengan perkembangan dalam mengumpulkan setiap informasi untuk menyatakan geografi sebagai sebuah ilmu, Eratosthenes di dukung dengan berbagai penelitian secara mendalam oleh para tokoh-tokoh terkemuka dan mereka merumuskan bahwa perkembangan geografi terbagi atas 3 yaitu :
- Geografi klasik
Masa geografi klasik ini terjadi sekitar pada zaman kuno
sampai abad pertengahan awal . Terdapat
beberapa tokoh Yunani yang memikirkan awal perkembangannya ilmu ini yaitu;
- Anaximandros, adalah seorang yang berasal dari Yunani dan pernah hidup sekitar abad 550. Anaximandros memiliki pandangan bahwa bumi itu berbentuk silinder dan bagian dari keseluruhan bumi yang dihuni manusia berbentuk bulat dan timbul melalui laut sehingga peta bumi yang digambarkan olehnya beberbentuk seperti jamur
- Thales, adalah seorang yang sering berpertualang dalam mencari dan menggali informasi mengenai geografi (640-548). Menurut Thales, gambaran bumi itu seperti sebuah pecahan silinder dan pecahan tersebut mengambang di atas permukaan air serta diatasnya bebentuk setengah bola.
- Claudius Ptolomeus, adalah seorang Yunani lainnya yang pernah hidup pada masa 150 SM. Menurutnya, geografi menunjukan bahwa sebagian besar permukaan bumi mampu menampakan penampakan umum yang melekat sehingga menurutnya, gambaran asli permukaan bumi lebih di utamakan ketimbang berpatokan pada hasil pengukuran.
- Geografi modern
Masa terjadi geografi ini terjadi sekitar abad ke 15 hingga ke abad 19 SM. Pada abad ke 15, penjelajahan yang di lakukan oleh para tokoh penjelajah dan pelaut sehingga mereka menghasilkan catatan dan pemetaan serdehana. Pada Abad ke-18, geografi telah menjadi sebuah ilmu yang sudah mulai lebih terstruktur dan tersusun secara sitematis serta tidak lagi tergantung pada setiap arsip catatan penjelajah karena setiap data di dapatkan dari bantuan para ilmuan secara khusus dari Erastothenes yang merupakan pencetus pertama fondasi ilmu geografi. Melalu perkembangan inilah, ilmu geografi semakin terus berkembang dan mampu menjadi sebuah ilmu yang telah di ajarkan di universitas universitas eropa.
Kemudian, pada Abad ke-19, ilmu geografi sudah sangat mampu berkembang begitu pesat dengan fokus kajian utama dalam ekspedisi atau penjelajahan, pemetaan, ilmu ekologi, iklim, vegetasi, hewan, dan lain-lain. Era ini dijadikan sebagai era yang paling penting dalam sejarah geografi dikarenakan ilmu ini memberikan gambaran secara kompleks dan menyeluruh dengan kontribusi yang begitu signifikan dalam mempelajari seperti apa dunia baik secara fisik maupun sosial.
- Geografi kontenporer/muthakir/sekarang
Pada masa ini, perkembangan ilmu geografi sudah mengalami
banyak perubahan besar dalam ilmu geografi secara khusus dalam hal metodologi,
fokus penelitian dan pengaplikasian ilmu yang berfokus pada metode kuantitatif
(cara menganalisis ciri-ciri atau karakteristik dari bumi menggunakan
statistik) dan kualitatif (metode yang
menggunakan penjelasan dalam melihat situasi atau kondisi dari sifat bumi),
Pesatnya perkembangan mengenai ilmu geografi ini telah
berhasil menunjukan bahwa ilmu geografi mampu terbukti menjadi ilmu yang dapat
dipelajari berdasarkan fakta historis dan perjalanan panjang pertumbuhannya
hingga keseluruh dunia termasuk di Indonesia. Di Indonesia sendiri, geografi
mulai berkembang dengan sebutan sebagai “geografi kesejarahan”
![]() |
| N Daljoeni sumber :https://karuniasemesta.wordpress.com |
4. Alasan digolongkan dalam Ilmu – Ilmu Sosial
Geografi merupakan ilmu yang cakupannya membahas berbagai hal yang berkaitan di bumi ini termasuk manusia. Ilmu geografi juga kompleks dan masih berhubungan dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. Secara garis besar, terdapat geografi fisik dan geografi manusia. Geografi fisik membahas mengenai gejala alam sedangkan geografi manusia berkaitan tentang interaksi antara manusia dengan alam.
Oleh karena itu ilmu geografi digolongkan dalam ilmu sosial karena adanya hubungan yang saling bergantung antara manusia dengan alam. Bukan saja terdapat di dalam alam saja, geografi juga berfokus ke tindakan manusia dalam kehidupan. Berikut ini beberapa hubungan geografi dengan ilmu sosial yaitu pada :
- Geografi Ekonomi
Merupakan ilmu yang berfokus pada bagian keruangan
kegiatan ekonomi. Beberapa bidang kajian yang berhubungan dengan geografi ini
yaitu bidang industri, transportasi, jasa, komunikasi perdagangan, dan
lain-lain.
![]() |
| sumber : https://insanpelajar.com/ |
-
Geografi Politik
Dalam geografi politik, hal ini dijadikan sebagai
landasan dalam perkembangan atas
hubungan pemerintahan dan kenegaraan. Bidang penelitian dari ilmu geografi ini
mencakup aspek politik, keruangan, hubungan internasional, dan regional.
![]() |
| sumber : http://ilhambirtaria.blogspot.com/ |
-
Geografi Sosial
Kajian dalam geografi manusia ini tentang hubungan diantara manusia dan lingkungan sosial. Contohnya seperti saat manusia ingin memenuhi kebutuhan sehari-harinya pasti akan membutuhkan bantuan sesama dan lingkungan sekitar.
![]() |
| sumber : https://www.sekolahan.co.id/ |
-
Geografi Industri
Bidang ilmu ini mengenai bermacam hal yang berkaitan
dengan kegiatan manusia di dalam bidang produk atau industri yang memproduksi
jasa dan barang.
![]() |
| sumber : https://www.psychologymania.com |
- Geografi Pariwisata
Geografi ini merupakan tentang hal yang berkaitan dengan
perjalanan wisata baik wisata alam maupun wisata buatan. Geografi ini juga
berkaitan erat dengan aktivitas wisata lainnya, seperti restoran, perhotelan,
transportasi, toko cinderamata, wisata hiburan, atraksi budaya, dan
sebagainya.
![]() |
| sumber : barantum.com/blog |
-
Geografi Sejarah
Geografi sejarah berfokus pada penjelasan tentang budaya
dari bermacam-macam lokasi di bumi ini lalu berkembang serta menjadi seperti sekarang
ini. Bidang ini juga merupakan gambaran mengenai keterkaitan antara manusia dan
juga geografi pada masa lalu.
![]() |
| sumber : https://www.geografi.org/ |
5. Keunikan Geografi
Geografi tidak terlepas dari kehidupan manusia, lingkungan, dan alam. Semuanya itu saling terkait dan memiliki hubungan satu dengan lainnya. Namun selain Geografi banyak memiliki hunungan dengan alam banyak juga hal unik yang dapat di lihat dalam ilmu geografi, misalnya saja nama-nama unik geografi di negara Indonesia mulai dari yang umum sampai dengan yang detail. Pembentukkan nama biasanya terdiri dari satu dan juga beberapa gabungan kata, yang biasanya menggunakan unsur dengan makna yang umum dan lebih detail. Dalam unsur generiknya biasanya terdapat makna tertentu, misalnya saja dalam unsur generik contohnya perumahan warga atau hunian.
- Memahami bagaimana ilmu geografi berperan aktif dalam kehidupan manusia dan interkasi manusia dan lingkungan.
Penciptaan yang Allah lakukan pada Alam semesta merupakan bagian dari ilmu geografi yang sudah Kita pelajari.
Bagaimana Kita Sebagai manusia meresponi ilmu geografi yang merupakan ciptaan Allah dengan mempelajari, memahami dan memelihara apa yang menjadi tanggung Jawab Kita pada Alam semesta.
7. Peranan Geografi bagi Perkembangan IPS
Geografi adalah ilmu yang berkaitan dengan alam dan kehidupan manusia. Ketika mempelajari geografi, mungkin yang terlintas di benak kita adalah bumi sebagai objek kajiannya. Dalam kaitannya dengan disiplin ilmu sosial, geografi mempelajari tentang lokasi keruangan antara manusia-lingkungan. Geografi sebagai suatu disiplin ilmu, memiliki berbagai macam bidang kajian seperti geografi manusia yang mengkaji bagaimana manusia dengan lingkungan dapat saling berinteraksi.
Sebelum SIG berkembang, masyarakat menggunakan peta yang digambar manual untuk mencari lokasi suatu tempat. Tetapi saat ini SIG telah berkembang pesat yang dapat membantu dalam perencanaan ruang dan tata guna lahan. Dalam proses pendidikan, SIG berfungsi sebagai alat bantu pendidikan untuk meningkatkan pemahaman pembelajaran. Dalam kajiannya dengan ilmu sosial, SIG juga membantu dalam proses mengenal lingkungan alam, peta, proses dalam menentukan letak geografis, letak astronomis, maupun perencanaan wilayah. Dari adanya fenomena tersebut dapat mengakibatkan terjadinya suatu peristiwa terhadap kehidupan manusia. Hal ini juga berpengaruh bagaimana cara manusia dalam merawat dan melestarikan lingkungannya seperti, melakukan penanaman pohon untuk mencegah terjadinya banjir, menghemat penggunaan air, mengurangi penggunaan plastik, melakukan daur ulang dan sebagainya sebagai upaya kita bertanggung jawab terhadap alam sebagai mandat yang telah Tuhan percayakan.
8. Kesimpulan
Geografi merupakan suatu kajian ilmu yang membahas tentang permukaan bumi yang berkaitan dengan segala kegiatan manusia. Aristoteles mencetuskan bahwa geografi telah dipelajari sejak 276-194 SM. Geografi sebagai suatu disiplin ilmu pasti memiliki kaitan dengan alam dan sosial. Prinsip IPS dalam perspektif geografi menyangkut semua fenomena alam berdasarkan ruangan, wilayah, serta lingkungan. Hal ini dilakukan agar manusia dapat menyeimbangkan alam dimana alam merupakan bagian dari ciptaan Tuhan yang harus kita jaga, rawat, dan di kelola dengan baik.
Seperti dalam kitab Kejadian pasal 1:26-28 Allah berfirman bahwa manusia sebagai IMAGO DEI memiliki kuasa untuk saling berhubungan satu dengan yang lainnya . Oleh sebab itu melalui ilmu geografi, diharapkan mampu menjadi sebuah ilmu yang memberikan gambaran bahwa Allah menciptakan manusia dan seluruh ciptaan-Nya agar dapat memenuhi rencana-Nya dan memuliakan Dia dan Allah memberikan kuasa kepada manusia agar manusia bertanggung jawab terhadap alam sebagai mandat yang telah Tuhan percayakan.
Refrences
Aksa,
F. I., Utaya, S., & Bachri, S. (2019). Geografi dalam Perspektif Filsafat
Ilmu. Majalah Geografi Indonesia.
Effendi,
R. (2020). GEOGRAFI DAN ILMU SEJARAH. Banjarmasin: Program Studi
Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan .
Hermawan,
I. (2009). GEOGRAFI Sebuah Pengantar. Bandung: Private Publishing.
Ruskhan,
A. G. (2011). Keunikan Nama-Nama Geografi Indonesia:. Jurnal Pendidikan
dan Kebudayaan.
.jpg)




.webp)





