Kamis, 28 September 2023



1. Latar Belakang dan Tujuan  

                Penciptaan alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan dengan segala keteraturan dan setiap ciptaan memiliki keunikannya tersendiri. Di dalam setiap keteraturan dan keunikannya tersebut, Allah memberikan manusia akal budi kepintaran untuk menjalankan mandat budaya seperti menjaga, merawat dan mengelola bumi. Melalui akal  budi yang di berikan oleh Allah, manusia dimampukan untuk dapat mengembangkan pemahaman tersebut dengan mempelajari segala yang ada di bumi ini berdasarkan apa yang telah disediakan oleh Tuhan. Melalui hal inilah ilmu geografi muncul sebagai suatu ilmu yang mempelajari alam semesta ini. Perlu kita ketahui juga, geografi bukan sebatas berbicara tentang segala yang ada di bumi ini, tetapi ilmu geografi juga menjelaskan tentang lingkungan alam sekitar, manusia, dan letak geografis dari suatu wilayah. 

                Geografi adalah wujud nyata karya Allah yang begitu luar biasa. Seperti yang tertulis dalam Kis 17: 24-27, Tuhan Allah  berkehendak agar manusia dapat memuliakan-Nya melalui ciptaan-Nya. Mengapa Geografi sangat memiliki keterkaitan erat dengan alam? Jawabannya, karena alam adalah bagian dari ciptaan Tuhan yang harus kita pelihara. Dengan adanya ilmu geografi inilah kita dapat melihat bukti dari pekerjaan Tuhan yang luar biasa. Oleh karena itulah, alasan kami membuat blog ini bertujuan agar pembaca mampu untuk memaparkan dan sadar bahwa ilmu geografi yang di lihat melalui perspektis Wawasan Kristen Alkitabiah merupakan sebuah bukti dari pekerjaan Allah yang luar biasa dan kita diwajibkan untuk bertanggung jawab dalam menjalankan setiap tugas yang dari pada Allah dalam menjaga, mengelola, dan merawat bumi. 


2.  Definisi Geografi


Geografi ialah satu hal yang mempelajari persamaan dan perbedaan bumi yang dilihat dari bentuknya, iklim, berbagai jenis flora fauna, penduduk, dan juga setiap material pada hasil bumi. Pada masa 276-194 SM ilmu geografi yang kita sekarang pelajari dan dicetuskan oleh ilmuwan Yunani yang bernama Erathsosenes. Geografi merupakan kata yang berasal dari Yunani yang terdiri dari Geo yang artinya bumi dan graphic yang berarti tulisan atau lukisan. Adapun beberpa pengertian geografi menurut parah ahli : 


  • Erahostenes mengatakan bahwa, geografi adalah penulisan dengan melihat bentuk permukaan bumi. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani yang memiliki dua kata yaitu geo berarti bumi serta graphein berarti tulisan. Penulisan tersebut menghasilkan kata geografi yang dikembangkan dengan tujuan untuk membahas dan memperkenalkan bentuk permukaan bumi. 

Erahostenes 
Sumber : https://www.idntimes.com/
  • Alexander Von Haumboldt mengatakan bahwa, Geografi itu berupa geofrafi fisik dan juga geografi indentik, sehingga dapat mendefinisikan kaitan bumi dengan tata surya yaitu matahari serta ruang  angkasa yang mempelajari perilaku bumi. Adapun iklim-iklim dunia, Gejala cuaca, serta tipe-tipe permukaan bumi yang memberikan proses terjadinya hidrosfer dan biosfer yang menjadi kaitannya.  
sumber : https://id.wikipedia.org/
  • Bintarto, mengatakan geografi, yaitu ilmu pengetahuan yang menerangkan bumi, sifat bumi, menganalisis gejala yang ada di alam dan juga penduduk, serta kehidupan yang menceritakan corak khas, serta fungsi unsur bumi dalam ruang dan waktu. 

sumber : https://geografikritis.blogspot.com/

 


         3.Sejarah Geografi


Lahirnya sejarah perkembangan geografi pertama kali dipelopori oleh seorang ahli filsafat yunani yaitu Eratosthenes yang di tuangkan didalam bukunya Geographica.  Dalam proses  peengembangannya, ilmu geografi mengalami banyak sekali lika liku  yang cukup Panjang untuk menjadi sebuah ilmu yang bisa dipelajari hingga saat ini. Pada abad pertengahan sendiri, ilmu geografi hanya merupakan sebuah kumpulan dari beberapa catatan histori para pelaut yang berisikan bagaimana letak geografi/kondisi/karakteristik setiap wilayah yang mereka singgah dengan melakukan perjalanan panjang mengarungi lautan. Seiring dengan perkembangan dalam mengumpulkan setiap informasi  untuk menyatakan geografi sebagai sebuah ilmu, Eratosthenes di dukung dengan berbagai penelitian secara mendalam oleh para tokoh-tokoh terkemuka dan mereka merumuskan bahwa perkembangan geografi terbagi atas 3 yaitu :

  • Geografi klasik

Masa geografi klasik ini terjadi sekitar pada zaman kuno sampai abad pertengahan awal .  Terdapat beberapa tokoh Yunani yang memikirkan awal perkembangannya ilmu ini yaitu;

  1. Anaximandros, adalah seorang yang berasal dari Yunani dan pernah hidup sekitar abad 550.  Anaximandros memiliki pandangan bahwa bumi itu berbentuk silinder dan bagian dari keseluruhan bumi yang dihuni manusia berbentuk bulat  dan timbul melalui laut sehingga peta bumi yang digambarkan olehnya beberbentuk seperti jamur
  2. Thales, adalah seorang yang sering berpertualang dalam mencari dan menggali informasi mengenai geografi (640-548). Menurut Thales, gambaran bumi itu seperti sebuah pecahan silinder dan pecahan tersebut mengambang di atas permukaan air serta diatasnya bebentuk setengah bola.
  3. Claudius Ptolomeus, adalah seorang Yunani lainnya yang pernah hidup pada masa 150 SM. Menurutnya, geografi menunjukan bahwa sebagian besar permukaan bumi mampu menampakan penampakan umum yang melekat sehingga menurutnya, gambaran asli permukaan bumi  lebih di utamakan ketimbang berpatokan pada hasil pengukuran.
peta dunia Babilonia dibuat pada abad kelima SM dan merupak peta tertua didunia


  •  Geografi modern

Masa terjadi geografi ini terjadi sekitar abad ke 15 hingga ke abad 19 SM. Pada abad ke 15, penjelajahan yang di lakukan oleh para tokoh penjelajah dan pelaut  sehingga mereka menghasilkan catatan dan pemetaan serdehana. Pada Abad ke-18,  geografi  telah menjadi sebuah ilmu yang sudah mulai lebih terstruktur dan tersusun secara sitematis serta tidak lagi tergantung pada setiap arsip catatan penjelajah karena setiap data di dapatkan dari bantuan para ilmuan secara khusus dari Erastothenes yang merupakan pencetus pertama fondasi ilmu geografi. Melalu perkembangan inilah, ilmu geografi semakin terus berkembang dan mampu menjadi sebuah ilmu yang telah di ajarkan di universitas universitas eropa. 

Kemudian, pada Abad ke-19, ilmu geografi  sudah sangat mampu berkembang begitu pesat dengan fokus kajian utama dalam ekspedisi atau penjelajahan, pemetaan, ilmu ekologi, iklim, vegetasi, hewan, dan lain-lain. Era ini dijadikan sebagai era yang paling penting dalam sejarah geografi dikarenakan ilmu ini memberikan gambaran secara kompleks dan menyeluruh dengan kontribusi yang begitu signifikan dalam mempelajari seperti apa dunia baik secara fisik maupun sosial.

  •  Geografi kontenporer/muthakir/sekarang

Pada masa ini, perkembangan ilmu geografi sudah mengalami banyak perubahan besar dalam ilmu geografi secara khusus dalam hal metodologi, fokus penelitian dan pengaplikasian ilmu yang berfokus pada metode kuantitatif (cara menganalisis ciri-ciri atau karakteristik dari bumi menggunakan statistik)  dan kualitatif (metode yang menggunakan penjelasan dalam melihat situasi atau kondisi dari sifat bumi), (Hermawan, 2009).

Pesatnya perkembangan mengenai ilmu geografi ini telah berhasil menunjukan bahwa ilmu geografi mampu terbukti menjadi ilmu yang dapat dipelajari berdasarkan fakta historis dan perjalanan panjang pertumbuhannya hingga keseluruh dunia termasuk di Indonesia. Di Indonesia sendiri, geografi mulai berkembang dengan sebutan sebagai “geografi kesejarahan(Effendi, 2020). Istilah tersebut bermula dari salah satu tokoh kesejarahan yaitu N. Daljoeni dalam buku nya yaitu Geografi kesejarahan. Melalui para ilmuan Indonesia inilah historikal dari sejarah geografi di Indonesia mampu memberikan pemahaman yang jelas mengenai geografi yang bukan sekedar hanya berbicara tentang apa itu bumi, tetapi  geografi itu juga berbicara tentang lingkungan alam sekitar, manusia, dan letak geografis dari suatu wilayah  yang ada di Indonesia.


 N Daljoeni
sumber
  :
https://karuniasemesta.wordpress.com


           4.     Alasan digolongkan dalam Ilmu – Ilmu Sosial

       Geografi merupakan ilmu yang cakupannya membahas berbagai hal yang berkaitan di bumi ini termasuk manusia. Ilmu geografi juga kompleks dan masih berhubungan dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. Secara garis besar, terdapat geografi fisik dan geografi manusia. Geografi fisik membahas mengenai gejala alam sedangkan geografi manusia berkaitan tentang interaksi antara manusia dengan alam. 

        Oleh karena itu ilmu geografi digolongkan dalam ilmu sosial karena adanya hubungan yang saling bergantung antara manusia dengan alam. Bukan saja terdapat di dalam alam saja, geografi juga berfokus ke tindakan manusia dalam kehidupan. Berikut ini beberapa hubungan geografi dengan ilmu sosial yaitu pada :   

 

 -        Geografi Ekonomi 

   Merupakan ilmu yang berfokus pada bagian keruangan kegiatan ekonomi. Beberapa bidang kajian yang berhubungan dengan geografi ini yaitu bidang industri, transportasi, jasa, komunikasi perdagangan, dan lain-lain. 

 



sumber : https://insanpelajar.com/ 


-        Geografi Politik  

   Dalam geografi politik, hal ini dijadikan sebagai landasan dalam perkembangan atas hubungan pemerintahan dan kenegaraan. Bidang penelitian dari ilmu geografi ini mencakup aspek politik, keruangan, hubungan internasional, dan regional.  

 

sumber : http://ilhambirtaria.blogspot.com/ 


   


-        Geografi Sosial  

   Kajian dalam geografi manusia ini tentang hubungan diantara manusia dan lingkungan sosial. Contohnya seperti saat manusia ingin memenuhi kebutuhan sehari-harinya pasti akan membutuhkan bantuan sesama dan lingkungan sekitar.  


sumber : https://www.sekolahan.co.id/ 
 

 

-        Geografi Industri 

   Bidang ilmu ini mengenai bermacam hal yang berkaitan dengan kegiatan manusia di dalam bidang produk atau industri yang memproduksi jasa dan barang. 


sumber : https://www.psychologymania.com 

   

     -        Geografi Pariwisata 

  Geografi ini merupakan tentang hal yang berkaitan dengan perjalanan wisata baik wisata alam maupun wisata buatan. Geografi ini juga berkaitan erat dengan aktivitas wisata lainnya, seperti restoran, perhotelan, transportasi, toko cinderamata, wisata hiburan, atraksi budaya, dan sebagainya.   

sumber : barantum.com/blog 


-        Geografi Sejarah  

 Geografi sejarah berfokus pada penjelasan tentang budaya dari bermacam-macam lokasi di bumi ini lalu berkembang serta menjadi seperti sekarang ini. Bidang ini juga merupakan gambaran mengenai keterkaitan antara manusia dan juga geografi pada masa lalu. 


sumber : https://www.geografi.org/


      5.  Keunikan Geografi

Geografi tidak terlepas dari kehidupan manusia, lingkungan, dan alam. Semuanya itu saling terkait dan  memiliki hubungan satu dengan lainnya. Namun selain Geografi banyak memiliki hunungan dengan alam banyak juga hal unik yang dapat di lihat dalam ilmu geografi, misalnya saja nama-nama unik geografi di negara Indonesia mulai dari yang umum sampai dengan yang detail. Pembentukkan nama biasanya terdiri dari satu dan juga beberapa gabungan kata, yang biasanya  menggunakan unsur dengan makna yang umum dan lebih detail. Dalam unsur generiknya biasanya terdapat makna tertentu, misalnya saja dalam unsur generik contohnya perumahan warga atau hunian. 

Selanjutnya yaitu nama spesifik, biasanya nama ini terbentuk melalui gabungan nama umum dan nama terperinci. Namun, terdapat juga yang terbentuk dari nama generik dan generik yang di gabungkan. Terlepas dari semua itu sejarah suatu wilayah merupakan salah satu hal yang di pertimbangkan dalam  penamaan suatu wilayah. Selain sejarahnya, bahasa khasnya juga biasanya di gunakan untuk penamaannya. 

6. Tujuan Geografi bagi Kehidupan Manusia 

Ilmu geografi merupakan ilmu yang  sangat berkaitan dengan kehidupan manusia, dengan adanyaa ilmu geografi manusia dapat mengetahui tentang Alam, lingkungan, konsep ruang dan hubungannya dengan kehidupan sehari-hari. Berikut ini merupakan berapa tujuan geografi dalam kehidupan manusia :  

  • Memahami bagaimana ilmu geografi berperan aktif dalam kehidupan manusia dan interkasi manusia dan lingkungan. 
  • Penciptaan yang Allah lakukan pada Alam semesta merupakan bagian dari ilmu geografi yang sudah Kita pelajari. 

  • Bagaimana Kita Sebagai manusia meresponi ilmu geografi yang merupakan ciptaan Allah dengan mempelajari, memahami dan memelihara apa yang menjadi tanggung Jawab Kita pada Alam semesta. 

 

   7. Peranan Geografi bagi Perkembangan IPS


       Geografi adalah ilmu yang berkaitan dengan alam dan kehidupan manusia. Ketika mempelajari geografi, mungkin yang terlintas di benak kita adalah bumi sebagai objek kajiannya. Dalam kaitannya dengan disiplin ilmu sosial, geografi mempelajari tentang lokasi keruangan antara manusia-lingkungan. Geografi sebagai suatu disiplin ilmu, memiliki berbagai macam bidang kajian seperti geografi manusia yang mengkaji bagaimana manusia dengan lingkungan dapat saling berinteraksi. 

        Sebelum SIG berkembang, masyarakat menggunakan peta yang digambar manual untuk mencari lokasi suatu tempat. Tetapi saat ini SIG telah berkembang pesat yang dapat membantu dalam perencanaan ruang dan tata guna lahan. Dalam proses pendidikan, SIG berfungsi sebagai alat bantu pendidikan untuk meningkatkan pemahaman pembelajaran. Dalam kajiannya dengan ilmu sosial, SIG juga membantu dalam proses mengenal lingkungan alam, peta, proses dalam menentukan letak geografis, letak astronomis, maupun perencanaan wilayah. Dari adanya fenomena tersebut dapat mengakibatkan terjadinya suatu peristiwa terhadap kehidupan manusia. Hal ini juga berpengaruh bagaimana cara manusia dalam merawat dan melestarikan lingkungannya seperti, melakukan penanaman pohon untuk mencegah terjadinya banjir, menghemat penggunaan air, mengurangi penggunaan plastik, melakukan daur ulang dan sebagainya sebagai upaya kita bertanggung jawab terhadap alam sebagai mandat yang telah Tuhan percayakan. 



    8.     Kesimpulan


Geografi merupakan suatu kajian ilmu yang membahas tentang permukaan bumi yang berkaitan dengan segala kegiatan manusia. Aristoteles mencetuskan bahwa geografi telah dipelajari sejak 276-194 SM. Geografi sebagai suatu disiplin ilmu pasti memiliki kaitan dengan alam dan sosial. Prinsip IPS dalam perspektif geografi menyangkut semua fenomena alam berdasarkan ruangan, wilayah, serta lingkungan. Hal ini dilakukan agar manusia dapat menyeimbangkan alam dimana alam merupakan bagian dari ciptaan Tuhan yang harus kita jaga, rawat, dan di kelola dengan baik. 

Seperti dalam kitab Kejadian pasal 1:26-28 Allah berfirman bahwa manusia sebagai IMAGO DEI memiliki kuasa untuk  saling berhubungan satu dengan yang lainnya . Oleh sebab itu melalui ilmu geografi, diharapkan mampu menjadi sebuah ilmu yang memberikan gambaran bahwa Allah menciptakan manusia dan seluruh ciptaan-Nya agar dapat memenuhi rencana-Nya dan memuliakan Dia dan Allah memberikan kuasa kepada manusia agar manusia bertanggung jawab terhadap alam sebagai mandat yang telah Tuhan percayakan. 


Refrences

Aksa, F. I., Utaya, S., & Bachri, S. (2019). Geografi dalam Perspektif Filsafat Ilmu. Majalah Geografi Indonesia.

Effendi, R. (2020). GEOGRAFI DAN ILMU SEJARAH. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan .

Hermawan, I. (2009). GEOGRAFI Sebuah Pengantar. Bandung: Private Publishing.

Ruskhan, A. G. (2011). Keunikan Nama-Nama Geografi Indonesia:. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.